Pedagang Sapi Potong Kota Bandung Datangi Fraksi PSI, Meminta Desak Pemerintah Stabilkan Harga Daging Sapi

Pedagang Sapi Potong Kota Bandung Datangi Fraksi PSI, Meminta Desak Pemerintah Stabilkan Harga Daging Sapi

Bandung, Fenomena,- Akhir akhir ini , ditengah kondisi Pandemi Covid 19 yang  melanda Indonesia dan malahan dunia,  semua negara bertahan menghadapi krisis ekonomi.  Kondisi seperti ini ditambah dengan harga daging sapi yang terus meroket di tanah air, membuat para pedagang daging sapi ikut  menjerit dikarenakan mahal dan langkanya daging sapi.

Kondisi ini membuat para pedagang daging sapi kota Bandung yang diwakili bro Marshall yang juga ketua PSI Kabupaten Bandung Barat mendesak pemerintah untuk menstabilkan harga daging sapi di pasar.

“Maksud dari kunjungan ke DPRD menyampaikan keluhan dan aspirasi dari pedagang pedagang daging pasar se bandung raya, atas terus naiknya harga daging sapi di pasar.” jelasnya.

Bro Marshall menyampaikan faktor kenaikan harga daging disebabkan faktor pembelian yang mahal dari australia yang berimbas naiknya harga jual sapi hidup di tingkat feedloter sampai di tingkat rumah pemotongan hewan (RPH ).

Bro marshall meminta kepada anggota dewan kota Bandung komisi B, Christian Julianto agar menyampaikan kepada pemerintah khususnya kementrian pertanian dan perdagangan agar bisa mempertimbangkan untuk meng import sapi bukan hanya dari Australia saja, agar kita tidak bergantung pada satu negara saja, pemerintah diharap bisa menjaga pasokan daging sapi dan menjaga keberlangsungan  para pelaku usaha kecil dalam hal ini pedagang daging sapi,  pinta Marshall.

Ketua fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kota Bandung, Christian Julianto telah  menerima dengan baik dan akan disampaikan kepada pemerintah, saran dan keluhan pedagang sapi potong. “Kami akan rapatkan dan disampaikan kepada pemerintah apa yang menjadi keluhan pedagang, ” jelasnya.

* one's/ Ben