Fenomena Selimut Hidup Di Kawasan Puncak - Cipanas

Fenomena Selimut Hidup Di Kawasan Puncak - Cipanas
Ilustrasi

Cianjur - fenomenanews.com,-  Fenomena selimut hidup di kawasan dataran tinggi Cipanas, Cianjur bukan isapan jempol. Di kawasan wisata Puncak, wisatawan bertujuan nakal nyata adanya, nih.

Tim bertemu dengan Abah Asep (55). Ia adalah perantara persewaan vila yang juga menyediakan selimut hidup dan mantan germo dengan pernah memelihara belasan wanita tuna susila.

"Ya bagaimana pesenan tamunya saja. Nggak sembarang nawarin. Tamunya biasanya yang minta. Abah cuma nawarin vila-vila saja," kata Asep.

"Kalau ada tamu pasangan silakan. Kalau tamunya cuma laki-laki pasti nanyain apa ada cewek. Gitu," dia menambahkan.

Lalu bagaimana cara memesannya? Asep tak merinci prosesnya dan apakah tiap penjaja vila bisa ditanya terkait selimut hidup ini.

"Kadang-kadang ada yang ke orang lain lalu dikasih ke abah. Teman yang dari Puncak kan juga banyak," kata dia.

"Contoh, abang langganan saya, kalau abah nggak ada ya ke orang lain. Dari mulut ke mulutlah setelah kenal," dia menambahkan.

Asep telah bergelut di sisi kelam Puncak ini sejak berumur belasan tahun. Istri juga keluarganya telah mengetahui apa yang ia lakukan untuk mendapatkan uang.

Dia nggak tahu persis berapa jumlah penjaja vila di sekitar Cipanas, Cianjur. Selama menawarkan vila-vila itu, selimut hidup jadi urusan nomor dua bagi dia.

"Meski bawa pasangan entah itu pacar, istri yang orang tahu masuk vila ingin istirahat. Banyak yang nawarin vila dan ada saja yang nyari kalau di masa pandemi ini," dia menjelaskan.

Namun bagi pelaku harus siap-siap digiring polisi. Sebab kepolisian sudah mewanti-wanti bahwa fenomena selimut hidup melanggar hukum dan bisa dijerat dengan tindak pidana perdagangan orang. ***